Dokumen Resmi Penting Bagi TKI Demi Keselamatan

Dokumen Resmi Penting Bagi TKI Demi Keselamatan

SHARE

Dompu, Sumbawanews.com. –  Kasus Sumiyati TKW asal Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, yang mengalami penyiksaan di Arab Saudi tahun 2012 dan terakhir kasus Sarafiah, TKW asal Kecamatan Woja yang juga meninggal akibat dianiaya majikannya, merupakan TKW yang berangkat dengan dokumen yang salah. Meski negara tetap bertanggung jawab dengan melakukan pembelaan dan perlindungan, namun keduanya tidak mendapatkan santunan dari pemerintah.berita_372900_800x600_TKW_Sarafiah_meninggal

Pentingnya dokumen resmi dalam bekerja ke luar negeri menjadi syarat utama bagi perlindungan TKI yang mengais rezeki keluar negeri. Dua kasus penyiksaan TKW asal Dompu, seperti yang dialami Sumiyati tahun 2012 dan Sarafiah yang tewas akibat dianiaya majikan, terindikasi dokumen yang digunakan tidak melalui jalur resmi. Jika Sumiyati berangkat ke Arab Saudi dengan memalsukan umurnya, Sarafiah pergi dengan menggunakan paspor pelancong.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Nakertrans Kabupaten Dompu Nur Salam, Jum’at (17/3/2017), mengatakan selain mendapat perlindungan dan tempat kerja yang bagus, menjadi TKI dengan jalur resmi dan dokumen yang sah, kondisinya bisa terpantau dengan baik.

“Kalau diadvokasi si iya, negara memiliki kewajiban untuk melindungi warganya, tapi persoalan asuransi dan santunan dari pemerintah, tidak diberikan. Padahal gampang kok mengunakan jalur resmi,” katanya.

Dinas Nakertrasn Kabupaten Dompu dalam waktu dekat akan melakukan pendataan PJTKI yang beroperasi di Kabupaten Dompu. Selain PJTKI, penertiban juga akan dilakukan bagi sponsor-sponsor yang bernaung pada PJTKI luar daerah. Menurut Nur Salam, dengan penertiban pengiriman tenaga kerja ke luar negeri minimal bisa mengurangi kasus yang menimpa Sumiyati dan Sarafiah.(Erwin S)

SHARE