Cordova Keluhkan Mekanisme Penyaluran Subsidi Mahasiswa

Cordova Keluhkan Mekanisme Penyaluran Subsidi Mahasiswa

SHARE

Taliwang, Sumbawanews.com.- Universitas Cordova indonesia (UNDOVA) keluhkan mekanisme penyaluran bantuan subsidi bagi mahasiswa dalam KSB yang merupakan kebijakan Bupati KSB, pasalnya subsidi mahasiswa wajib hukumnya dibayar oleh pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat.

Najamudin Ami S.Sos selaku Wakil Rektor III mengeluhkan mekanisme yang diterapkan oleh pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat bahkan dari pihak pegelola merasa dirugikan jika penyaluran subsidi mahasiswa menggunakan dana hibah, “tidak tentu nomilalnya bisa di bayar penuh sesuai permintaan dan bisa juga tidak di bayar penuh, tergantung kondisi keiungan daerah sedangkan kebutuhan kampus CORDOOVA ril disesuaikan dengan jumlah Mahasisawa,” ungkapnya.
Menurutnya lebih parahnya lagi dikalangan mahasiswa timbul mosi tidak percaya terhadap pegelolah kampus yang membuat proses belajar mengajar terganggu, bahkan mahasiswa banyak melakukan aksi-aksi yang membuat citra kampus semakin buruk dimata masyarakat, inilah salah satu penyebab minat masyarakat terhadap Perguruan tinggi lokal sangat berkurang.

“Pemerintah harus memahami rekomendasi yang diberikan oleh BPK melalui hasil dari temuannya. pasalnya apabila dilakukan penyaluran secara kolektif banyak data yang rancuh sehingga BPK mengamanatkan untuk lebih memperketat lagi penyaluran HIBAH dan BANOS, sehingga CORDOVA mengambil kebijakan supaya mahasiswa mengurus sendiri subsidinya dan juga supaya tidak ternganggu proses belajar mengajar,”ujarnya.

Sementara itu anggota komisi I DPRD KSB Drs. M. Tamsil menegaskan bahwa pemberian Subsidi Kepada mahasisa baik mahasiswa KSB yang kuliah didalam atau diluar KSB wajib hukumnya karena itu sebuah kebijakan pemerintah dalam hal ini Bupati KSB, “ini akan gugur apabila pemimpin yang menjabat sebagai pemerintah (Bupati) mengeluarkan kebijakan yang lain tentang Perguruan Tinggi. Jadi tidak ada alasan pemerintah untuk tidak membayarkan hak Mahasiswa tersebut” jelasnya.

Disinggung masalah mekanisme penyaluran subsidi melalui dana hibah, Tamsil mengungkapkan bahwa itu hanya strategi supaya lebih mudah untuk penyalurannya saja.

Masalah data mahasiswa Tamsil Mengatakan DPRD sudah minta kepada Dinas terkait tapi sampai sekarang ini belum di berikan, “mungkin masih memproses pasalnya sampai sekarang subsidi belum di cairkan,” tutup Tamsil. (Hendra)

SHARE
Admin Sumbawanews